tag
Mobil
Naik Podium di Sirkuit Monaco

Rio Haryanto Gunakan Strategi Start Posisi Kedua

Senin, 02 Juni 2014 16:53 WIB
Start posisi kedua menjadi strategi Rio Haryanto untuk naik podium di sesi Monaco.
  • Rio Haryanto Gunakan Strategi Start Posisi Kedua

    Rio Haryanto melakukan konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (02/06/14)

Rio Haryanto, Senin (02/06/14), mengungkapkan bahwa strategi yang diterapkan untuk mencapai podium dengan cara melakukan start di urutan kedua. Pebalap GP2 Pertamina EQ8 Caterham Racing itu juga menganggap Sirkuit Monaco sangat sulit.

Rio Haryanto akhirnya bisa tersenyum setelah berhasil mendulang 16 poin dari feature dan sprint race. Hasil positif itu membuat Rio mengoleksi 26 poin dan berada di peringkat ketujuh. Sebelum seri Monaco bergulir, Rio berada di urutan ke 10.

Dalam konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rio mengungkapkan rahasia dirinya dapat naik podium di Sirkuit Monaco. Rio menggunakan cara start di urutan kedua untuk mendapat start paling bagus dalam mendahului yang pertama.

“Start di urutan kedua adalah strategi saya untuk mendapat start yang paling bagus. Waktu itu start saya cukup bagus saya mencoba mendahului yang pertama,” ungkap Rio Haryanto.

Alhamdulilah di seri ke 3 ini saya bisa mendapatkan podium. Ini podium pertama saya di tahun ini, Monaco sirkuit yang sangat sulit,” sambung Rio.

Pebalap GP2 Pertamina EQ8 Caterham Racing itu menganggap Sirkuit Monaco sangat sulit karena jalan raya yang sangat licin. Hal itu membuat dirinya harus berkonsentrasi penuh agar tidak terjadi kesalahan fatal.

“Karena ini adalah sirkuit jalan raya yang sangat licin. Sebagai pebalap mesti konsentrasi dan cepat dan juga tepat untuk mengendarai mobilnya. Karena kesalahan sedikit akan membuat kita fatal,” kara Rio.

Pebalap muda berusia 21 tahun itu mengaku pada balapan di Monaco sangat melelahkan. Itu disebabkan durasi lomba satu jam dan safety car keluar di sekitar setengah jalannya lomba, sekitar lap ke-15.

“Sangat melelahkan sekali ya karena durasi lombanya satu jam dan safety car keluar di sekitar setengah jalannya lomba. sekitar lap ke 15. Waktu itu gap dibelakang mobil dibelakang saya cukup jauh dan begitu keluar safety car semakin mendekat sekali dari 1 s/d 26,” ujar Rio.

“Saya hanya berusaha tetap tenang tidak terlalu memikirkan belakang karena saya yakin apabila saya bisa maintain di posisi ketiga bahkan kalau bisa naik kedua atau pertama,” pungkas Rio.


Penulis : Ratno Prasetyo
Editor : Abinery Hamzano

Tag Terkait

#GP2
  • comment
Artikel Terkait
Komentar